Tampilkan postingan dengan label pujangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pujangga. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Februari 2011

Daging

Daging yang saya maksud adalah daging-nya Sutardji Calzoum Bachri. Daging yang 'dibentuk' oleh Calzoum pada tahun 1979 - (isi dari salah satu sajaknya) dalam kumpulan sajak-sajak yang terangkum dalam KAPAK.

Daging

daging
coba bilang
bagaimana arwah masuk badan

bagaimana tuhan
dalam denyutmu

jangan diam
nanti aku marah
kalau kulahap kau
aku enak sekejap
aku sedih
kau jadi taik

daging
kau kawan di bumi di tanah di resah di babi-babi

daging
ging ging
kugali-gali kau
buat kubur
dari hari
ke hari
                                                                                                    1979

Kamis, 21 Oktober 2010

Matahati dalam Matahari

(dulu)
Sejak senja yang jingga itu, kita tak pernah bertemu (lagi)
                       Karena hati tak memberi; tak berani
                       Karena kecewa yang dibayangkan
                       menanam galau
                       -----------------------------------------
                       -----------------------------------------
Sekarang:

[Matahari belum tenggelam dan laut tampak tenang]

                       Tak seperti hatiku// 
                       hanya mengasihani diri
                       yang telah mencabut harapan sendiri

[Matahari belum benar-benar hilang dan aku tetap berdiri]

                       Terus menyimpanmu -
                       dalam senja yang jingga dan   
                       dalam (setiap) debur ombak yang menghempas karang//        
                       Terlebih kini - sejak kuputuskan membungkus hati

[Matahari digenangi laut, tapi tak penuh. Seperti aku membenamkanmu...]

                       menaruhmu dalam lembar yang hilang -
                       dan ternyata tak sederhana...
                       Senja jingga dan dirimu selalu ada

[Matahari sudah benar - benar hilang dan Bulan sudah muncul]

                       Dan aku disini; tetap bersama (imajinasi) senja yang jingga
                       Terus mengurung sesal dalam hati
                       Menuai galau yang selalu kupupuk

                       Andai kumenemuimu saat itu...