Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) adalah sebuah pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pondok ini mengkombinasikan pesantren dan metode pengajaran klasik berkurikulum seperti sekolah.Pondok Gontor didirikan pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur oleh tiga bersaudara putra Kiai Santoso Anom Besari. Tiga bersaudara ini adalah KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie, dan KH Imam Imam Zarkasy dan yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti.Pada masa itu pesantren ditempatkan di luar garis modernisasi, dimana para santri pesantren oleh masyarakat dianggap pintar soal agama tetapi buta akan pengetahuan umum. Trimurti kemudian menerapkan format baru dan mendirikan Pondok Gontor dengan mempertahankan sebagian tradisi pesantren salaf dan mengubah metode pengajaran pesantren yang menggunakan sistem watonan (massal) dan sorogan (individu) diganti dengan sistem klasik seperti sekolah umum. Pada awalnya Pondok Gontor hanya memiliki Tarbiyatul Atfhfal (setingkat taman kanak-kanak) lalu meningkat dengan didirikannya Kulliyatul Mu'alimin Al-Islamiah (KMI) yang setara dengan lulusan sekolah menengah. Pada tahun 1963 Pondok Gontor mendirikan Institut Studi Islam Darussalam (ISID).Pada tahun 1994 didirikan pondok khusus putri untuk tingkat KMI dan pendidikan tinggi yang khusus menerima alumni KMI. Pondok khusus putri ini menempati tanah wakaf seluas 187 hektar. Terletak di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kini, pondok khusus putri memiliki lima cabang, tiga cabang berlokasi di Ngawi, satu cabang di Sulawesi Tenggara dan satu di Kediri.M. Hidayat Nur Wahid,Mantan Ketua MPR RIMuhammad Maftuh Basyuni,Mantan Menteri AgamaDin Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah.KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum PB Nahdhatul Ulama (NU)Emha Ainun Nadjib, BudayawanAbu Bakar Baasyir, Pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, SoloNurcholis Madjid, Cendekiawan MuslimAhmad Fuadi, NovelisAS. Panji Gumilang, Pimpinan Pesantren Modern Al-ZaytunPada 10 April 2006, merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pondok gontor mengadakan acara seperti ceramah, jambore, dan raimuna. Pengadaan acara ini menelan biaya tidak kurang dari Rp. 4 miliar dan turut mengundang Presiden Republik Indonesia, wakil presiden dan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo.
Sabtu, 14 Mei 2011
Sejarah Singkat Pesantren Gontor
Minggu, 08 Mei 2011
Lingkar Ganja Nusantara
[Saya ingin berbagi dengan rekan-rekan yang mungkin penasaran dengan gerakan legalisasi ganja di Indonesia - yang kerap disuarakan akhir-akhir ini, agar dapat pemahaman yang tidak setengah-setengah]. Inilah pelopornya, Lingkar Ganja Nusantara atau LGN:
I. Sejarah
Kami lahir dari Grup Dukung Legalisasi Ganja (DLG) di Facebook pada tahun 2008. Kami mengangkat isu pohon ganja dalam kaitannya dengan aspek sosial, budaya, hukum, medis, industri, agama dan lain-lainnya. Tahun 2011, anggota DLG mencapai 42.000 dan kemudian grup ini ditutup oleh pihak yang tidak kami ketahui.
Mei 2010, kami melakukan aksi damai dengan membagikan selebaran yang berisi informasi objektif terkait pohon ganja di sekitar Bundaran HI, Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Global Marijuana March yang diperingati setiap hari sabtu pertama di bulan mei.
Momen ini kami manfaatkan untuk membentuk sebuah organisasi yang mewadahi isu tersebut; yang kemudian dikenal dengan nama Lingkar Ganja Nusantara (LGN).
II. Badan Hukum
Kami menyadari bahwa isu pohon ganja adalah isu yang selalu menuai kontroversi. Oleh karena itu, LGN memandang perlunya sebuah badan hukum yang diakui pemerintah untuk menjalankan kegiatan organisasinya. Untuk itu, kami membentuk Yayasan Penelitian Tanaman Ganja sebagai wadah LGN dalam memperjuangkan visi dan misinya.
III. Visi dan Misi
Visi:
Menjadikan pohon ganja sebagai salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan umat manusia pada umumnya.
Misi:
Pembina:
V. Rumah Hijau LGN
Pulau Situ Gintung
Jl. Kertamukti Pisangan Raya No. 121
Cirendeu, Ciputat, Tangerang 15419
Indonesia
Telepon : 085782406420
Website : www.legalisasiganja.com
Facebook : Lingkar Ganja Nusantara
Twitter : @legalisasiganja
Sumber: www.legalisasiganja.com
I. Sejarah
Kami lahir dari Grup Dukung Legalisasi Ganja (DLG) di Facebook pada tahun 2008. Kami mengangkat isu pohon ganja dalam kaitannya dengan aspek sosial, budaya, hukum, medis, industri, agama dan lain-lainnya. Tahun 2011, anggota DLG mencapai 42.000 dan kemudian grup ini ditutup oleh pihak yang tidak kami ketahui.
Mei 2010, kami melakukan aksi damai dengan membagikan selebaran yang berisi informasi objektif terkait pohon ganja di sekitar Bundaran HI, Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Global Marijuana March yang diperingati setiap hari sabtu pertama di bulan mei.
Momen ini kami manfaatkan untuk membentuk sebuah organisasi yang mewadahi isu tersebut; yang kemudian dikenal dengan nama Lingkar Ganja Nusantara (LGN).
II. Badan Hukum
Kami menyadari bahwa isu pohon ganja adalah isu yang selalu menuai kontroversi. Oleh karena itu, LGN memandang perlunya sebuah badan hukum yang diakui pemerintah untuk menjalankan kegiatan organisasinya. Untuk itu, kami membentuk Yayasan Penelitian Tanaman Ganja sebagai wadah LGN dalam memperjuangkan visi dan misinya.
III. Visi dan Misi
Visi:
Menjadikan pohon ganja sebagai salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan seluas-luasnya bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan umat manusia pada umumnya.
Misi:
- Melakukan penelitian terkait pohon ganja
- Melakukan upaya pendidikan untuk menciptakan kesadaran kritis pada masyarakat
- Melakukan advokasi serta memperjuangkan terpenuhinya hak asasi manusia yang berkeadilan terkait dengan pemanfaatan pohon ganja.
- Membangun komunitas yang peduli dengan pemanfaatan pohon ganja.
Pembina:
- Ketua : Ade Irawan Jusack
- Anggota : Inang Winarso
- Ketua : Irwan Muhammad Syarif
- Anggota : Juspelmon
- Ketua : Dhira Narayana
- Sekretaris : Cipta Budi
- Bendahara : Hairulloh
- Anggota : Herru Pribadi
Irfan Hardiansyah
Bukit Sorrento
M. Agungan Alam Bastari
M. Wahyudi
Elizabeth Gitta
V. Rumah Hijau LGN
Pulau Situ Gintung
Jl. Kertamukti Pisangan Raya No. 121
Cirendeu, Ciputat, Tangerang 15419
Indonesia
Telepon : 085782406420
Website : www.legalisasiganja.com
Facebook : Lingkar Ganja Nusantara
Twitter : @legalisasiganja
Sumber: www.legalisasiganja.com
Rabu, 04 Mei 2011
Deretan Kuman di Restoran
KALA hendak makan di sebuah restoran, kita tentunya mengira semua benda di sana, jauh dari kuman. terutama masakannya. Namun, kenyataannya tidak semua benda di restoran higienis. Tanpa sadar, benda-benda yang kerap kita sentuh di restoran justru jadi tempat favorit kuman. Berikut ini tempat yang lazim jadi sarang kuman di restoran:
Daftar menu makanan
Menurut hasil studi yang dimuat pada Journal of Medical Virology, virus flu dapat bertahan selama 18 jam pada permukaan keras. Jika daftar menu restoran telah disentuh oleh banyak tangan dan tak pernah dicuci, bayangkan saja berapa banyak bakteri dan kuman yang berdiam di sana.
Dispenser saus
Kurang lengkap rasanya apabila makan tanpa bumbu pelengkap seperti saus cabai atau saus tomat. Namun, tahukah Anda, rata-rata dispenser tersebut jarang dibersihkan, sehingga dipenuhi kuman.
Gagang pintu toilet
Sia-sia saja apabila Anda memegang gagang pintu toilet setelah mencuci tangan. Karena, gagang pintu termasuk benda yang paling kotor di toilet umum. Untuk itu, peganglah gagang pintu dengan secarik tisu setelah mencuci tangan.
Daftar menu makanan
Menurut hasil studi yang dimuat pada Journal of Medical Virology, virus flu dapat bertahan selama 18 jam pada permukaan keras. Jika daftar menu restoran telah disentuh oleh banyak tangan dan tak pernah dicuci, bayangkan saja berapa banyak bakteri dan kuman yang berdiam di sana.
Dispenser saus
Kurang lengkap rasanya apabila makan tanpa bumbu pelengkap seperti saus cabai atau saus tomat. Namun, tahukah Anda, rata-rata dispenser tersebut jarang dibersihkan, sehingga dipenuhi kuman.
Gagang pintu toilet
Sia-sia saja apabila Anda memegang gagang pintu toilet setelah mencuci tangan. Karena, gagang pintu termasuk benda yang paling kotor di toilet umum. Untuk itu, peganglah gagang pintu dengan secarik tisu setelah mencuci tangan.
Dispenser sabun cair
Memang tampak tak mungkin. Nyatanya benda yang kita gunakan untuk membersihkan tangan sebelum makan ini, ternyata termasuk benda paling kotor di restoran. Hal itu karena 25 persen dispenser sabun tak pernah dibersihkan sehingga terkontaminasi bakteri feses.
Potongan (buah) Lemon
Para pramusaji mungkin memang telah mencuci tangan sebelum menyajikan minuman favorit pesanan Anda, tapi bagaimana dengan yang menyiapkannya di dapur? Menurut hasil studi pada 2007 di Journal of Environmental Health, hampir 70 persen potongan Lemon penghias pinggir gelas Anda mengandung mikroba termasuk E coli.
Memang tampak tak mungkin. Nyatanya benda yang kita gunakan untuk membersihkan tangan sebelum makan ini, ternyata termasuk benda paling kotor di restoran. Hal itu karena 25 persen dispenser sabun tak pernah dibersihkan sehingga terkontaminasi bakteri feses.
Potongan (buah) Lemon
Para pramusaji mungkin memang telah mencuci tangan sebelum menyajikan minuman favorit pesanan Anda, tapi bagaimana dengan yang menyiapkannya di dapur? Menurut hasil studi pada 2007 di Journal of Environmental Health, hampir 70 persen potongan Lemon penghias pinggir gelas Anda mengandung mikroba termasuk E coli.
Sumber: mediaindonesia.com
Jumat, 29 April 2011
Asal Usul Sembahyang (Shalat)
Sebagai muslim, sebelumnya saya tak pernah mengetahui ada pemaparan mengenai asal - usul shalat secara detail. Setahu saya, perintah shalat [lima kali dalam sehari semalam] itu - diwahyukan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat peristiwa isra' mikraj. Itu saja . . .
Tapi mengenai tatanan [jumlah rakaat dan pemilihan waktu shalat- khususnya] : kenapa hingga hari ini; seperti itu // saya tak pernah dapat informasi dari sumber manapun. Mungkin karena keterbatasan cahaya ilmu yang saya miliki dan pencarian yang tidak gigih.
Sampai . . . saya bertemu kitab Mun Yatul Mushalli, karangan allahyarham Syeikh Daud bin Abdullah Al Fathani yang di- transliterasi oleh pendiri yayasan Khazanah Fathaniyah Kuala Lumpur, allahyarham Wan Mohd Shaghir Abdullah (adik kandung dari kakek saya, allahyarham Wan Mohd Zain Abdullah) _ "semoga dilapangkan kuburnya oleh Allah SWT. Amin..." Langsung ke poinnya ya:
Dikatakan oleh banyak ulama: "Ditentukan tiap-tiap sembahyang itu karena [oleh seseorang] Nabi, Anbiya Allah pada waktunya"
*Shalat Subuh
Orang yang pertama melakukan 'shalat' Subuh adalah Nabi Adam AS tatkala 'keluar' dari surga.
Saat ia melihat zulmah (kegelapan) dunia, ia sangat - sangat ketakutan, karena belum pernah menyaksikan pemandangan seperti itu.
Saat pecah fajar, sembahyang lah Ia dua rakaat.
Rakaat pertama : atas syukur ia telah melewati gelap
Rakaat kedua : syukur karena kembali terang/ siang.
*Shalat Zuhur
Orang yang pertama kali 'shalat' Zuhur ialah Nabi Ibrahim AS, sesaat Allah mengetes keimanannya untuk menyembelih anandanya Ismail AS, yang kemudian digantikan Allah SWT dengan qibas [sejenis domba] - yang jauh hari selanjutnya - kita peringati sebagai Idul Adha.
Rakaat pertama : ucap syukur sebagai penebusan Ismail AS
Rakaat kedua : syukur atas sukacita anaknya
Rakaat ketiga : atas ridha Allah
Rakaat keempat : diberi qibas sebagai penebus yang amat besar dari Allah SWT, sesuai dengan firma allah di surah as Shaffat :108 - "dan Kami tebus akan dia dengan menyembelih Qibas yang amat besar."
Kejadian ini berlangsung disiang hari.
*Shalat Asyar
Orang yang pertama melakukan 'shalat' Asyar adalah Nabi Yunus AS saat ia dikeluarkan [Allah SWT] dari dalam perut ikan Nun [seperti Paus].
Rakaat pertama : syukur dari bebasnya zulmah (kegelapan) atas kesalahannya, sehingga Ia dimasukkan dalam perut ikan
Rakaat kedua : syukur atas keluar dari kelamnya air
Rakaat ketiga : terbebas dari gelapnya malam
Rakaat keempat : syukur dari lepasnya kegelapan perut ikan
Saat Yunus keluar [dari berhari-hari] dalam perut ikan: adalah saat 'waktu asyar' yang kita kenal sekarang.
*Shalat Magrib
Orang yang pertamakali 'shalat' Magrib ialah Nabi Isa AS. Saat Ia 'dikeluarkan dan diselamatkan' [oleh Allah SWT] dari kaumnya yang hendak berniat jahat kepadanya. Saat itu petang menjelang gelap.
Rakaat pertama : menepis [anggapan kaumnya] bahwa ada tuhan lain selain Allah
Rakaat kedua : menepis tohmah (tuduhan) kepada Ibunya, dari ulah kaumnya
Rakaat ketiga : sujud untuk Allah SWT. Memperkuat bahwa satu-satunya Tuhan adallah Allah SWT./ * rakaat satu dan dua berhubungan *rakaat ketiga tunggal (pemahaman islam: 'paket' shalat itu selalunya dua rakaat). Rakaat ketiga selalunya untuk shalat tertentu.
*Shalat Isya
Orang pertama yang 'shalat' Isya adalah Nabi Musa AS. Saat dikeluarkan dari sesat di Negeri Madyan, ketika terhindar dari seterunya Firaun dan tentaranya. Kejadiannya diwaktu 'isya yang akhir' [hampir menjelang subuh]
Rakaat pertama : sukacita atas keselamatan
Rakaat kedua : sukacita atas keselamatan isterinya
Rakaat ketiga : sukacita atas keselamatan sahabatnya, Nabi Harun AS
Rakaat keempat : sukacita atas terlepas dari Firaun dan tentaranya
Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk umat muslim. Untuk mengetahui lebih banyak karya ulama besar Syeikh Daud bin Abdullah Al Fathani, cobalah searching di internet dengan key word: Khazanah Fathaniyah Kuala Lumpur atau Wan Mohd Shaghir Abdullah: penerjemah yang menerbitkan kembali buku-buku Syeikh Daud Al Fathani.
Tapi mengenai tatanan [jumlah rakaat dan pemilihan waktu shalat- khususnya] : kenapa hingga hari ini; seperti itu // saya tak pernah dapat informasi dari sumber manapun. Mungkin karena keterbatasan cahaya ilmu yang saya miliki dan pencarian yang tidak gigih.
Sampai . . . saya bertemu kitab Mun Yatul Mushalli, karangan allahyarham Syeikh Daud bin Abdullah Al Fathani yang di- transliterasi oleh pendiri yayasan Khazanah Fathaniyah Kuala Lumpur, allahyarham Wan Mohd Shaghir Abdullah (adik kandung dari kakek saya, allahyarham Wan Mohd Zain Abdullah) _ "semoga dilapangkan kuburnya oleh Allah SWT. Amin..." Langsung ke poinnya ya:
Dikatakan oleh banyak ulama: "Ditentukan tiap-tiap sembahyang itu karena [oleh seseorang] Nabi, Anbiya Allah pada waktunya"
*Shalat Subuh
Orang yang pertama melakukan 'shalat' Subuh adalah Nabi Adam AS tatkala 'keluar' dari surga.
Saat ia melihat zulmah (kegelapan) dunia, ia sangat - sangat ketakutan, karena belum pernah menyaksikan pemandangan seperti itu.
Saat pecah fajar, sembahyang lah Ia dua rakaat.
Rakaat pertama : atas syukur ia telah melewati gelap
Rakaat kedua : syukur karena kembali terang/ siang.
*Shalat Zuhur
Orang yang pertama kali 'shalat' Zuhur ialah Nabi Ibrahim AS, sesaat Allah mengetes keimanannya untuk menyembelih anandanya Ismail AS, yang kemudian digantikan Allah SWT dengan qibas [sejenis domba] - yang jauh hari selanjutnya - kita peringati sebagai Idul Adha.
Rakaat pertama : ucap syukur sebagai penebusan Ismail AS
Rakaat kedua : syukur atas sukacita anaknya
Rakaat ketiga : atas ridha Allah
Rakaat keempat : diberi qibas sebagai penebus yang amat besar dari Allah SWT, sesuai dengan firma allah di surah as Shaffat :108 - "dan Kami tebus akan dia dengan menyembelih Qibas yang amat besar."
Kejadian ini berlangsung disiang hari.
*Shalat Asyar
Orang yang pertama melakukan 'shalat' Asyar adalah Nabi Yunus AS saat ia dikeluarkan [Allah SWT] dari dalam perut ikan Nun [seperti Paus].
Rakaat pertama : syukur dari bebasnya zulmah (kegelapan) atas kesalahannya, sehingga Ia dimasukkan dalam perut ikan
Rakaat kedua : syukur atas keluar dari kelamnya air
Rakaat ketiga : terbebas dari gelapnya malam
Rakaat keempat : syukur dari lepasnya kegelapan perut ikan
Saat Yunus keluar [dari berhari-hari] dalam perut ikan: adalah saat 'waktu asyar' yang kita kenal sekarang.
*Shalat Magrib
Orang yang pertamakali 'shalat' Magrib ialah Nabi Isa AS. Saat Ia 'dikeluarkan dan diselamatkan' [oleh Allah SWT] dari kaumnya yang hendak berniat jahat kepadanya. Saat itu petang menjelang gelap.
Rakaat pertama : menepis [anggapan kaumnya] bahwa ada tuhan lain selain Allah
Rakaat kedua : menepis tohmah (tuduhan) kepada Ibunya, dari ulah kaumnya
Rakaat ketiga : sujud untuk Allah SWT. Memperkuat bahwa satu-satunya Tuhan adallah Allah SWT./ * rakaat satu dan dua berhubungan *rakaat ketiga tunggal (pemahaman islam: 'paket' shalat itu selalunya dua rakaat). Rakaat ketiga selalunya untuk shalat tertentu.
*Shalat Isya
Orang pertama yang 'shalat' Isya adalah Nabi Musa AS. Saat dikeluarkan dari sesat di Negeri Madyan, ketika terhindar dari seterunya Firaun dan tentaranya. Kejadiannya diwaktu 'isya yang akhir' [hampir menjelang subuh]
Rakaat pertama : sukacita atas keselamatan
Rakaat kedua : sukacita atas keselamatan isterinya
Rakaat ketiga : sukacita atas keselamatan sahabatnya, Nabi Harun AS
Rakaat keempat : sukacita atas terlepas dari Firaun dan tentaranya
Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk umat muslim. Untuk mengetahui lebih banyak karya ulama besar Syeikh Daud bin Abdullah Al Fathani, cobalah searching di internet dengan key word: Khazanah Fathaniyah Kuala Lumpur atau Wan Mohd Shaghir Abdullah: penerjemah yang menerbitkan kembali buku-buku Syeikh Daud Al Fathani.
Kamis, 28 April 2011
Tiga Cara Sederhana Memilih Usaha
Mulai dari yang Anda sukai
Anda bisa (mulai) dengan mencoba usaha sesuai dengan hobi atau kesukaan Anda. Jika Anda hobi membuat kue kering dan mencoba resep-resep baru, Anda dapat memulai usaha katering atau sejenisnya. Jika Anda suka mengoleksi dan membaca buku, Anda bisa membuka tempat penyewaan buku.
Apabila Anda menjalankan bisnis diawali dengan rasa suka atau gembira, Anda tidak akan cepat bosan dan tidak akan mudah menyerah, walau menghadapi tantangan berat sekalipun.
Mulai dari yang Anda kuasai
Selain hobi, Anda dapat memulai bidang usaha yang memang sudah Anda kuasai. Walaupun belum berpengalaman berbisnis, tentu Anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya jika Anda ahli mengutak-atik mesin motor atau mobil, Anda bisa mulai usaha bengkel reparasi atau modifikasi otomotif skala kecil. Jika Anda pernah sekolah akuntansi dan memiliki kompetensi dibidang tersebut, Anda dapat membuka biro jasa akuntan untuk membantu perhitungan bisnis perusahaan lain. Maksimalkan ‘kemampuan’ diri Anda!
Telusuri kemana uang Anda pergi
Dalam kehidupan sehari-hari, biasanya kita menganggarkan sejumlah uang untuk berbagai keperluan. Biasanya, kita cenderung untuk mengalokasikan dana yang besar untuk sesuatu yang menurut kita penting. Carilah tahu, hal penting apa yang paling menyedot perhatian untuk kita danai lebih.
Jika Anda telah mampu melihat cara uang berputar pada sektor (penting) ini, secara tak langsung, Anda sudah mengetahui prospek bisnisnya. Jika Anda mengeluarkan banyak uang untuk membeli pakaian misalnya, bisa jadi ini adalah celah Anda untuk bisa
menikmati keuntungan dari investasi tersebut. Kalau ternyata Anda tertarik pada desain mode, Anda bisa mulai buka butik. Atau jika di lemari Anda sudah terlalu banyak sepatu bagus dan berkelas, bisnis penyewaan sepatu mungkin bisa menjadi jalan untuk memulai usaha yang menguntungkan! (mef/ciputraentrepreneurship.com)
Rabu, 20 April 2011
Lelaki dan Rembulan - Franky Sahilatua
Rembulan di malam hari
lelaki diam seribu kata
hanya memandang
hatinya luka hatinya luka
hatinya luka
Udara terasa berat
karena asmara sesakkan dada
ketika cinta terbentur dinding
terbentur dinding
Bukalah hatiku hatimu yang selalu membeku
agar ku lihat lagi rembulan di wajahmu
jangan sembunyikan hatimu padaku
Lelaki dan rembulan
bersatu di malam
angin sepoi-sepoi
Selamat Jalan Bung Franky, Rabu petang - 20 April 2011
Senin, 11 April 2011
Karakter Sukses
- 1. Memiliki cita-cita yang kuat.
- 2. Tidak pernah takut gagal.
- 3. Berani keluar dari comfort zone - berani mengerjakan hal-hal yang tidak menyenangkan - bersedia mengorbankan kesenangan - kesenangan sementara.
- 4. Bertanggungjawab penuh atas hasil yang didapat. Jika gagal, tidak menyalahkan siapapun.
- 5. Tidak pernah menunggu waktu yang tepat untuk memulai sesuatu. Utamakan aksi.
- 6. Mampu menyusun target pribadi secara prioritas.
- 7. Harus memiliki rencana kerja dan evaluasi secara berkala.
- 8. Fokus kepada disiplin diri untuk mengerjakan langkah-langkah sesuai target. Tidak bekerja berdasar mood.
- 9. Tahu cara memilah mana yang penting dan tidak untuk dilakukan.
- 10. Selalu melihat keadaan yang tidak menyenangkan sebagai sesuatu yang bersifat sementara dan selalu ada jalan keluar untuk itu.
- 11. Punya jiwa besar: memberikan support kepada orang lain, sehingga mampu melihat kesuksesan orang lain sebagai tantangan/motivasi untuk membuat diri sendiri lebih maju.
- 12. Menanamkan sikap positif terhadap apa yang diperoleh - karena di dunia ini hanya ada dua hal yang datang bersamaan - positif dan negatif.
- 13. Selalu bersyukur atas apa-pun yang diterima. Sehingga mampu menikmati proses demi proses yang harus dilewati untuk menggapai sukses.
Langganan:
Postingan (Atom)





